Politik

Gelar Pasar Murah di Tempat Wisata, Upaya Dispari Kabupaten Mojokerto Menurunkan Image Makan Mahal di Tempat Wisata








Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Pangan dan Perikanan (Dispari) Gelar Pangan Murah di Wisata Poetok Soeko, Desa Sukosari, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Ini sebagai upaya untuk menurunkan image makan mahal di kawasan wisata

Gelar Pasar Murah dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS). Berbagai olahan hasil produksi petani Kabupaten Mojokerto dijual dengan harga di bawah pasaran. Seperti beras, gula, telur, bawang putih, bawang merah dan lainnya dijual di stand khusus menyerupai pasar dadakan.

Baca Juga:

  • Pelayanan Ramah Anak (PRA) UPT Puskesmas Gondang Mojokerto Diverifikasi
  • Wabup Mojokerto Ingatkan Bijak Bermedia Sosial
  • Mudik, Bupati Mojokerto Minta Masyarakat Koordinasi dengan Satgas Covid-19
  • Hore, TPP PNS Pemkab Mojokerto Disetujui Kemendagri
  • Pelayanan di Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto Dibatasi

Aneka olahan hasil pertanian juga ada meliputi krupuk rengginang, krupuk ikan, krupuk samiler dan sebagainya. Gelar Pangan Murah ini juga dibarengi dengan pemberian bantuan hibah beras untuk 18 kecamatan yang diterima 476 orang masing-masing 10 kg.

Tema yang diangkat adalah ‘Tindakan Kita, Masa Depan Kita, Produksi Lebih Baik, Nutrisi Lebih Baik, Lingkungan Lebih Baik, dan Kehidupan Lebih Baik”. Diharapkan pangan dengan benar menjadi perhatian lebih khusus lagi, apalagi di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini.


Kepala Dispari Kabupaten Mojokerto, Nurul Istiqomah mengatakan, Gelar Pasar Murah merupakan langkah Pemerintah Daerah dalam upaya pemulihan ekonomi nasional. “Sekaligus mengingatkan kita akan pentingnya pangan di situasi pandemi seperti sekarang ini,” ungkapnya, Selasa (26/10/2021).

Dispari Kabupaten Mojokerto merupakan salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang melakukan kegiatan pemulihan ekonomi nasional bersama delapan OPD yang lain. Bantuan hibah tersebut diberikan terkait program pemulihan ekonomi di tengah masa pandemi Covid-19.

“Kenapa digelar di Wisata Poetok Soeko karena Desa Sukosari merupakan salah satu desa yang mendapatkan bantuan green house P2L (Pekarangan Pangan Lestari). Salah satu program dari Dana DID (Dana Insentif Daerah red) yang memang khusus untuk pemulihan ekonomi,” katanya.

Dalam Gelar Pangan Murah menjual berbagai kebutuhan pokok, seperti beras segar TTI R 8.800 per kg, beras IR64 Rp10 ribu per kg, beras Bramu Rp11 ribu per kg. Gula pasir Rp11 ribu per kg, telur ayam Rp17 ribu per kg, minyak goreng Rp 31 ribu per 2 liter, bawang merah Rp20 ribu per kg dan bawang putih Rp20 ribu kg. [tin/kun]










The post Gelar Pasar Murah di Tempat Wisata, Upaya Dispari Kabupaten Mojokerto Menurunkan Image Makan Mahal di Tempat Wisata first appeared on beritajatim.com.