Politik

Gairahkan Tradisi Kesenian, Disparbud Lamongan Gelar Lomba Patrol Sahur Ramadhan

beritajatim.com Gairahkan Tradisi Kesenian, Disparbud Lamongan Gelar Lomba Patrol Sahur RamadhanA.Thoriq Hidayatullah




Lamongan (beritajatim.com) – Patrol sahur Ramadhan menjadi salah satu tradisi kearifan lokal yang bertahan hingga kini di masyarakat, tak terkecuali di Kabupaten Lamongan.

Sehingga, guna menggairahkan kembali tradisi kesenian musik yang dimainkan untuk membangunkan orang sahur ini, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Lamongan menggelar Lomba Patrol Sahur Ramadhan Megilan Tahun 2022.

Kepala Disparbud Lamongan, Siti Rubikah menyampaikan, bahwa Lomba ini kembali digelar setelah dua tahun vakum akibat pandemi Covid-19. Ia menyebut, jika para peserta lomba ini cukup antusias.

Saking antusiasnya, ungkap Rubikah, bahkan banyak peserta dari luar K ota Lamongan yang ingin mendaftar. Meski begitu, imbuh Rubikah, untuk sementara pihaknya telah melakukan pembatasan dengan cara hanya menerima peserta dari dalam Kota Lamongan saja.

Baca Juga:

  • Songsong Tahun Baru Hijriah dengan Amalan Doa dan Ayat Kursi
  • Jadi Pilot Project, SOTH Lamongan Luluskan 116 Orang Tua Hebat
  • Home Care Service, Program Unggulan Tangani Kemiskinan Ekstrem di Lamongan
  • Dinas Kearsipan Lamongan Optimalisasi Arsip Digital
  • Ada 153 Pendaftar Pilkades Serentak di Lamongan, Termasuk 15 Pasutri

“Tercatat, ada 30 peserta yang tampil untuk memperebutkan Piala Bupati Lamongan yang diselenggarakan selama dua malam, yakni tanggal 22 dan 23 April 2022, bertempat di Panggung Hiburan Event Bazar Ramadhan Megilan, di Halaman GOR,” ungkap Rubikah kepada wartawan, Sabtu (23/4/2022) malam ini.

Lebih lanjut mengenai lomba yang digelar pada tahun ini, Rubikah menuturkan, bahwa sajian yang ditampilkan memiliki ketentuan atau syarat khusus, yakni alat musik harus berupa kentongan.

“Ketentuan atau syarat tersebut bertujuan untuk mengembalikan dan melestarikan musik Patrol ini agar sesuai asal atau karakter aslinya,” terangnya.

Tak hanya itu, karena masih dalam masa pemulihan Pandemi Covid-19, jelas Rubikah, maka pawai keliling setelah digelarnya lomba seperti tahun-tahun sebelumnya untuk sementara harus ditiadakan.

“Tahun-tahun sebelumnya setelah lomba patrol biasanya ada pawai keliling, namun untuk tahun ini pawai ditiadakan demi pemulihan Pandemi Covid-19, dan hanya menampilkan perform masing-masing grup di atas panggung selama kurang lebih 5 sampai 7 menit,” jelasnya.

Sebagai informasi, setelah sejumlah peseerta menampilkan performanya masing-masing di lomba ini, maka diakhir perlombaan diumumkan para pemenangnya.

Diketahui, juara 1 disabet oleh Grup Patrol Andongsari dari Kecamatan Karanggeneng, juara 2 diraih oleh Grup Patrol Sapujagat, dan juara 3 diraih Grup Patrol Remaja Masjid Deketagung, Kecamatan Sugio.

Dengan hasil itu, para pemenang tersebut berhak atas trophy dan uang pembinaan, yang diserahkan langsung oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi.[riq/kun]




The post Gairahkan Tradisi Kesenian, Disparbud Lamongan Gelar Lomba Patrol Sahur Ramadhan first appeared on beritajatim.com.