Politik

Enam Jembatan Gantung akan Dibangun di Ponorogo

googleberita

Ponorogo (beritajatim.com) – Pemkab Ponorogo menyambut gembira rencana pemerintah pusat membangun beberapa jembatan gantung di bumi reyog. Keseriusan pemerintah pusat itu ditandai dengan sudah disurveinya beberapa lokasi yang bakal dibangun jembatan gantung, oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR)

“Pembangunan jembatan gantung ini merupakan hasil usulan Pemkab Ponorogo kepada pemerintah pusat,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ponorogo Sumarno, Kamis (13/2/2020).

Sumarno menyebut, Kementerian PUPR sudah menyurvei 5 titik lokasi di Ponorogo. Yakni di Desa Kapuran (Badegan), Selur (Ngrayun), Cokromenggalan (Ponorogo), Glinggang (Sampung) dan Tegalsari (Sampung). Sebenarnya ada satu titik lagi yang akan di bangun, yakni di Desa Ngasinan (Jetis), namun belum disurvei lantaran termasuk usulan baru.

Baca Juga:

  • Kementerian PUPR dan Pemerintah Jepang Perpanjang Kesepakatan Kerja Sama Pengembangan Infrastruktur
  • Mereka Beruntung Berkat Jembatan Gantung
  • Pemprov Jatim Segera Prioritaskan JLS
  • Nilai Investasi Triwulan ke-3 di Mojokerto Naik
  • Adonan Beton Diberi Bakteri Agar Dinding Tahan Retak

Warga desa, kata Sumarno lebih spesifik mengusulkan jembatan gantung dari pada jembatan pilar. Selain berfungsi untuk menghubungkan antar desa maupun kecamatan, jembatan gantung juga bisa dijadikan sebagai tempat pariwisata.

Pemerintah Pusat mengalokasikan anggaran sekitar Rp 1-4 miliar untuk setiap jembatan gantung. Sumarno menyebut, biaya pembangunan jembatan itu tergantung dari panjang bentangan dan materialnya. “Kemungkinan pembangunan jembatan gantung ini dimulai pertengahan tahun nanti,” katanya. [end/suf]