Politik

Emak-Emak Tambaksari Joget Bareng Armuji

googleberita

Surabaya (beritajatim.com) – Anggota DPRD Jatim Armuji kembali menyosialisasikan dirinya sebagai Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya dalam Pilwali Surabaya 23 September 2020.

Kali ini, Armuji mampu membuat larut emak-emak dengan mengajak joget “Entah Apa yang Merasukimu” di Hotel Palm Park Tambaksari Surabaya, Kamis (13/2/2020).

Sebanyak 1.700 ibu pemantau jentik (Bumantik) seluruh Kecamatan Tambaksari, Surabaya, hadir dalam sosialisasi pencalonan Pilwali ini. Mereka terus bergoyang diiringi musik live lagu ‘Entah Apa yang Merasukimu’ versi dangdut koplo.

Suasana kian seru karena Cak Ji, panggilan akrab Armuji, langsung mengiringi sendiri dengan gitar dan bergoyang bersama. Dengan posisi dua tangan seperti menjumput lalu bergoyang bersama ribuan Bumantik. “Saya berkeinginan digandeng Pak Eri. Saya maju sebagai calon wakil wali kota. Biar Pak Eri yang milenial dan reputasinya bagus meneruskan Wali Kota Bu Risma,” ucap Cak Ji, panggilan akrab Armuji.

Baca Juga:

  • Diantar Bunda PAUD dan Bonek, Istri BDH Kembalikan Formulir Cawali di Kantor PDIP
  • Eri Cahyadi Dianggap Penerus Ide Risma, Armuji Sosok Politikus Kerakyatan
  • Pilwali Surabaya, Politisi Muda PSI Dapat Dukungan Puluhan Ribu Orang
  • Pria Asal Malang Ini Deklarasikan Diri Maju Pilwali Surabaya 2020
  • Libatkan Partisipatif Masyarakat, WS Bumikan Trisakti dan Pancasila

Cak Ji pun menyampaikan Program khusus untuk peningkatan kesejahteraan Bumantik. Selama ini uang transport ditingkatkan empat kali lipat. “Saya akan adakan kaus panjang, rompi, celana training, hingga tas ransel berlogo Pemkot. Biar berwibawa dan tidak dikira peminta sumbangan saat berkunjung ke rumah warga,” kata Cak Ji.

Dalam sosialisasi itu, Armuji yang mantan Ketua DPRD Surabaya dua periode ini terus menyosialisikan dirinya bersama Eri. Kepala Beppeko ini yang nantinya diklaim Cak Ji bakal menjadi penerus Risma. Saat ini sebagai anggota DPRD Jatim, Cak Ji mengaku punya program dana hibah untuk bantuan sosial.

Semuanya akan diperuntukkan bagi masyarakat terutama Bumantik. “Saya juga akan upayakan bantuan tas rangsel untuk bawa botol tumbler. Untuk tempat minum air karena Surabaya harus Go Green. Cinta lingkungan sehingga tak ada sampah plastik,” sebut Cak Ji. [ifw/suf]