Politik

Disbudpar Bojonegoro Berikan Kuota Gratis Pengurusan HAKI








Bojonegoro (beritajatim.com) – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro memberikan kuota gratis untuk pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) bagi pelaku ekonomi kreatif di Bojonegoro.

Kasi Kelembagaan Ekonomi Kreatif Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro Flora Agrishinta mengatakan, selama pandemi Covid-19 ini pihaknya memberikan kemudahan bagi pelaku ekonomi kreatif yang mengurus HAKI.

Jumlah kuota yang diberikan pada tahun ini (2021) sebanyak 10 kuota dan tinggal 8 kuota. “Melihat animo masyarakat yang cukup baik, tahun depan rencananya akan kami naikkan kuotanya menjadi 20 pemohon HAKI,” ujarnya, Kamis (19/8/2021).

Untuk mempermudah pengurusan HAKI, Disbudpar Bojonegoro juga menyediakan layanan pendaftaran online melalui Lakon Si HAKI. Hal itu diharapkan agar mengurangi intensitas pertemuan tatap muka ditengah kondisi pandemi Covid-19.

“Dinas pariwisata juga memiliki tim yang akan melakukan verifikasi pengajuan karya yang akan di daftarkan HAKI. Diharapkan adanya program ini bisa menunjang pertumbuhan seni budaya dan ekonomi kreatif para pelaku Ekraf,” harapnya.

Untuk memberikan sosialisasi program Lakon Si HAKI kepada para pelaku ekonomi kreatif, seniman maupun pelestari budaya, Disbudpar Bojonegoro melakukan sosialisasi dengan mengundang narasumber dari Kantor Wilayah Kementerian hukum dan HAM Jawa Timur.

Baca Juga:

  • Korupsi di Inspektorat Bojonegoro, Terdakwa Divonis 5 Tahun
  • Ditemukan Tak Bernyawa, Pria Asal Bojonegoro Diduga Dehidrasi
  • Bojonegoro Porak Poranda Diterjang Angin kencang dan Hujan
  • Penentuan Elevasi Siaga Banjir Bengawan Solo Selisih

Salah seorang narasumber Bidang Kekayaan Intelektual Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur Pahlevi mengatakan, selama ini masih banyak kasus plagiasi maupun pembajakan hak cipta.

Pengurusan HAKI terhadap karya yang lebih dilahirkan ini, sangat penting untuk meningkatkan perlindungan dan jaminan kepastian hukum bagi pencipta, pemegang hak cipta, dan pemilik hak terkait. “Ketika sudah memegang sertifikat HAKI, ini juga menjadi bukti hasil karya intelektual yang tidak bisa diklaim oleh orang lain,” jelasnya. [lus/suf]









The post Disbudpar Bojonegoro Berikan Kuota Gratis Pengurusan HAKI first appeared on beritajatim.com.