Politik

Didatangi Bupati Sampang, Hanya Ada Petugas Magang di Puskemas Kedundung

googleberita

Sampang (beritajatim.com) – Mampir ke Puskesmas kedungdung, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Bupati H.Slamet Junaidi langsung mengambil alih bagian pendaftaran pasien. Pasalnya, tak satupun petugas, maupun perawat berada di dalam Puskesmas.

“Di UGD tidak ada orang bahkan di penjagaan pun kosong, saya sempat duduk di kursi penjagaan,” terang Bupati Sampang, Slamet Junaidi usai mengontrol ke dalam ruang Puskesmas Kedundung, Senin (13/1/2019).

Pria yang akrab disapa Haji Idi ini mengatakan, sesuai keterangan dari tenaga magang yang berada di Puskesmas menjelaskan, jika ada pasien datang untuk berobat, petugas jaga kemudian menelpon kepala Puskesmas.

Baca Juga:

  • Pemkot Surabaya Gelar Edukasi Bantuan Hidup Dasar
  • Risma Resmikan Puskesmas Baru di Wonokromo
  • Puluhan Puskesmas di Sampang Tak Dilengkapi Tenaga Apoteker
  • 14 Puskesmas Dibangun dan Diperbaiki Dinkes Kabupaten Mojokerto
  • 4 Puskesmas di Gresik Masih Dijabat Plt

“Kalau ada pasien konsultasinya melalui telepon, bagaimana menentukan obatnya. Nah, inilah yang memicu adanya malpraktik. Saya ingin pemerintah ini peduli terhadap masyarakat terutama hal pelayanan,” ujarnya.

Dengan kejadian tersebut, Bupati Sampang akan melakukan evaluasi kenerja petugas pelayanan maupun para tenaga medis di Puskesmas Kedungdung.

Selang beberapa menit, Kepala Puskesmas Kedungdung, dr Anisa muncul dengan tergesa-gesa. Dugaan, Kepala Puskesmas tersebut datang ke lokasi karena ditelpon seseorang.

“Ini memang keteledoran kami dan sebenarnya sudah ada jadwal petugas jaga. Nanti, akan kita tegor bahkan kalau perlu ada sanksi,” kata dr Anisa. [sar/suf]