Politik

Danlanud Muljono Surabaya Apresiasi Warga Simogunung yang Taat Aturan

Danlanud Muljono Surabaya Apresiasi Warga Simogunung yang Taat Aturan.

Surabaya (beritajatim.com) – Komandan Lanud (Danlanud) Muljono, Kolonel PnB Mohammad Apon mengapresiasi warga Simogunung yang ikuti aturan. Setelah dilakukan serangkaian penertiban banyak warga Simogunung yang mengajukan Surat Ijin Penghunian (SIP).

Sebagai ungkapan apresiasi kepada warga Simogunung yang mengajukan SIP, ia secara langsung mendatangi para purnawirawan dan warakawuri komplek TNI AU Simogunung untuk memberikan surat ijin penghunian di Rumah Dinas (Rumdis) TNI AU Simogunung.

Berdasarkan data tim Personel Lanud Muljono, terdapat 50 KK yang menyambut baik kebijakan Danlanud untuk tetap tinggal di Komplek Simogunung dengan mengajukan SIP. Secara sadar warga Simogunung membuat SIP dan surat pernyataan sesuai dengan aturan Lanud Muljono.

Baca Juga:

  • Komisi C DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Kenjeran Park
  • Gelar Latihan Perdana, Pelatih Deltras Sidoarjo Ibnu Grahan Ingin Uji Fisik Pemain
  • Oknum Petinggi Satpol PP Jual Barang Hasil Penertiban, Wali Kota Eri: Tak Ada Ampunan!
  • Aji Santoso Blak-blakan Soal Kualitas Higor Vidal: Skill di Atas Rata-rata
  • Ditabrak dari Belakang, Pedagang Sayur Malah Jadi Terdakwa

“Saya sangat mengapresiasi kesadaran warga untuk mengikuti aturan yang ditetapkan. Saya berharap warga lainnya juga segera menyusul mengajukan SIP, sehingga tidak perlu dilakukan tahap pengosongan,” kata Danlanud Muljono, Kolonel PnB Apon, Rabu (29/6/2022).

Pada penertiban kali ini terdapat tambahan 5 KK yang mengajukan SIP, sehingga total warga yang mengikuti aturan Lanud Muljono bertambah menjadi 55 KK.

Disisi lain, Lanud Muljono juga memberikan surat peringatan terakhir kepada warga yang tidak mau mengikuti aturan, bahwa dalam waktu 3×24 jam harus mengosongkan rumah dinas.

Lanud Muljono berencana melakukan penertiban lanjutan berupa pengosongan rumah terhadap warga yang tidak mengindahkan peringatan yang telah dilakukan baik secara persuasif, pemberian surat peringatan, pemutusan aliran listrik, sampai ke tahap pemberian surat peringatan terakhir.

“Apabila warga yang diputus listriknya berubah pikiran untuk mengikuti aturan, maka tidak akan dilakukan pengosongan secara sepihak, dan aliran listrik akan disambung kembali,” tegasnya.

Selain pemberian peringatan terakhir terhadap 41 KK, Lanud Muljono juga memberikan peringatan kepada pengelola tempat-tempat usaha yang berada di area tanah negara yang berada di sepanjang jalan Simogunung.

“Terhadap warga yang dikosongkan rumahnya oleh Lanud Muljono, tidak ada opsi untuk mendapatkan ijin tinggal kembali,” pungkas Kolonel PnB Apon.[asg/kun]

 





Ikuti kami di google berita https://bit.ly/3vWew0y
#beritaviral #jawatimur #viral #berita #beritaterkini #terpopuler #news #beritajatim #infojatim #newsupdate #FYI