Peristiwa

Cerita Bocah 8 Tahun yang Menemukan Muntahan Paus

Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun di Inggris menemukan muntahan paus. Nah, ditengarai harga muntahan paus ini cukup mahal. Sampai ratusan juta lho, Bun. Gimana ceritanya?

Cerita Bocah 8 Tahun yang Menemukan Muntahan Paus

Google Berita – Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun di Inggris menemukan muntahan paus. Nah, ditengarai harga muntahan paus ini cukup mahal. Sampai ratusan juta lho, Bun. Gimana ceritanya?

Bocah Berusia 8 Tahun Menemukan Sebongkah Ambergris

Jadi begini ceritanya, Bun, seorang bocah bernama Charlie Naysmith menemukan seonggok ambergris atau muntahan paus seberat 600 gram di sepetak rumput laut di Hengistbury Head di Bournemouth. Potongan langka muntahan paus yang ia temukan di pantai Dorset ini bernilai hingga USD 40.000 atau setara Rp 700 juta.

Ketika pertama kali menemukan bongkahan tersebut, Charlie pikir itu adalah sebuah batu biasa. Namun, setelah mencari tahu di internet dengan sang ayah, Alex, mereka mencurigai batu itu adalah bentuk muntahan paus yang berasal dari tubuh paus sperma atau paus kepala kotak.

Charlie Naysmith

Ambergris ini biasanya ditemukan di bagian jeroan paus sperma dan dimanfaatkan untuk parfum oleh manusia. Ini merupakan bongkahan langka karena sangat jarang ditemukan dan bisa mengambang di lautan selama beberapa tahun sebelum terdampar di pantai. Ayah Charlie mengatakan bongkahan yang ditemukan anaknya itu mungkin bisa bernilai Rp 700 juta.

“Kalian pasti akan sangat jarang mendengar orang menemukan bongkahan ini dan dulu benda ini dipakai untuk bahan parfum dan beberapa obat-obatan. Saya tidak tahu apakah ini berharga untuk sekarang, tapi ya semoga saja,” papar Charlie seperti dilansir BBC UK.

Si ayah berencana kalau memang nantiny muntahan dihargai segitu, ia akan membuat suatu cagar alam di negaranya.

“Sekarang ia benar-benar tertarik pada alam dan fenomenanya. Kami menemukan ini suatu hal yang langka dan menunggu informasi tambahan dari para ahli biologi kelautan,” kata Charlie dikutip Huffington Post.

Ambergris Terdiri Dari Materi Lembut dan Berbau Busuk

Muntahan ini awalnya adalah materi yang lembut, berbau busuk dan mengambang di lautan namun setelah melalui paparan matahari dan air asin selama bertahun-tahun berubah menjadi gumpalan batu yang terasa seperti lilin dan berbau amis. Dulu memang dijadikan sebagai bahan parfum, Bun, namun karena spesies paus sperma sangat rentan jadi sekarang perusahaan parfum tersebut hanya menggunakan versi sintetisnya.

Bicara soal alam, Elvina Lim Kusumo, founder indonesiamontessori.com mendorong banget bisa banget kita lakukan eksplorasi alam bersama si kecil yang masih dalam kategori usia dini. Soalnya dengan belajar pengetahuan alam, anak akan lebih peka dengan sekelilingnya dan bisa mengasah rasa ingin tahunya, lho.

“Kalau Caleb, anak saya tertarik matahari, saya ceritakan tentang matahari itu apa. Lalu kita mulai deh percobaan-percobaan sederhana yang terkait dengan matahari. Kalau kegiatan yang kita siapkan dimulai dari hal yang menarik dan jadi motivasi anak, akan lebih maksimal,” papar wanita yang akrab disapa Vina ini.

Kata Vina, kalau kita memaksakan si kecil berkegiatan dengan hal lain yang belum menarik perhatiannya, seturut pengalaman dia, anak biasanya nggak akan banyak tanya, Bun. Apalagi kalau hal itu memang belum pernah dilihat dan dirasakan si kecil, umumnya nggak terlalu semangat dan antusias untuk melakukan berbagai percobaan. (aml/vit)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of