Politik

Cegah Banjir, Wali Kota Mojokerto Sidak Rumah Pompa dan Plengsengan

googleberita

Mojokerto (beritajatim.com) – Untuk mengantisipasi banjir di musim penghujan, Wali Kota Mojokerto melalukan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah pompa dan plengsengan. Sidak dilakukan untuk mempercepat pengerjaan plengsengan, perbaikan saluran air di beberapa kawasan.

Lokasi pertama yang menjadi sasaran Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari adalah rumah pompa. Sidak rumah pompa ini, tidak lain untuk mengetahui kondisi terkini jelang musim hujan. Terlebih, kondisi pasca pengerjaan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) meninggalkan buangan yang mengakibatkan pendangkalan.

Sementara salah satu pengerjaan yang ditinjau langsung adalah plengsengan di Lingkungan Kuti, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Pengerjaan plengsengan yang telah berjalan sejak dua pekan ini, merupakan saluran Kali Sadar yang menghubungkan antara Kabupaten Mojokerto dengan Kota Mojokerto.

Dimana, pengerjaan plengsengan diharapkan dapat menampung besaran volume air yang masuk saat musim hujan sehingga tidak meluber ke pemukiman warga. “Ada sisa-sisa buangan dari pengerjaan proyek yang mengakibatkan pendangkalan. Sehingga harus segera dikeruk,” ungkap Ning Ita (sapaan akrab, red), Jumat (15/11/2019).

Selain itu, lanjut Ning Ita, ada pipa yang naik ke permukaan sehingga dikhawatirkan bisa berakibat fatal. Padahal seharusnya, lanjut orang nomor satu di Kota Mojokerto ini, pipa tersebut ditanam. Meskipun diakui pengerjaan dilakukan oleh BBWS, namun pihaknya berharap bisa menyempurnakan lagi.

Baca Juga:

  • Pengguna Jalan Keluhkan Keberadaan PKL Depan SDN Balongsari
  • Pawai Ta’aruf di Mojokerto Tampilkan Pakaian Muslim Adat Daerah
  •  Walikota Mojokerto Bagikan Sembako untuk Tukang Becak dan Disabilitas

“Diujung sana itu (Mojoanyar), wilayah Kabupaten. Ketika musim hujan, air dari sana masuknya ke sini. Kalau penampungan di sini (Lingkungan Kuti) tidak siap menampung, maka air akan meluber masuk ke pemukiman warga. Untuk itu, plengsengan ini kami lebarkan lagi, sehingga potensi banjir bisa diminimalisir sejak sekarang,” jelasnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto saat ini tengah getol memperbaiki infratruktur sebagai salah satu solusi pencegahan banjir. Ada beberapa titik yang menjadi fokus pembangunan saat ini. Yakni, perbaikan box culvert (gorong – gorong), pelebaran plengsengan dan perbaikan saluran air.[tin/ted]