LifestylePeristiwaResep

Cara Mengidentifikasi Gejala Hipomania pada Gangguan Bipolar

Hipomania atau mania ialah kondisi dimana seseorang memiliki banyak ekpresi dengan kegiatan yang juga meningkat.

Pertama – tama kita akan membahas arti dari Hipomania dan Bipolar.

Hipomania atau mania adalah kondisi di mana perasaan yang sedang menaik atau bergairah, gembira, banyak ekspresi yang ditunjukkan dan disertai dengan kegiatan yang juga meningkat. serta pada saat bersamaan, penderita mulai kurang tidur atau merasa tidak memerlukan tidur. keadaan tersebut biasanya berkembang atau meningkat secara perlahan.

Sedangkan Bipolar disorder atau gangguan bipolar adalah penyakit mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati seseorang. orang yang mempunyai kondisi seperti ini sangat sulit untuk melakukan aktivitas sehari – hari, termasuk dalam menjalin hubungan.

Nah, sekarang kalian sudah tahu kan?
Yuk, kita bahas lebih jauh tentang gejala Hipomania dan bipolar.

Ada beberapa penyebab yang meningkatkan seseorang terkena hipomania:

  • Perubahan musim
  • Depresi
  • Penggunaan obat-obatan secara berlebihan
  • Efek samping obat-obatan
  • Genetik

Cara membedakan bahagia karna hipomania atau bukan

Ketika suasana hati anda membaik dan lebih aktif dari biasanya, ini bukan berarti anda terkena gejala bipolar hipomania ya guys. meskipun gejalanya sangat mirip, tetapi anda masih bisa membedakannya. anda bisa melihat perbedaannya dari seberapa lama anda merasakan gejala tersebut.

Bipolar sendiri berlangsung kurang lebih 4 hari lamanya. rasa takut, bahagia, semangat, kecewa, sedih, dan percaya diri dirasakan hampir sepanjang hari dan bahkan bisa dikatakan setiap hari. hal tersebut sudah jelas berbeda jika anda merasakan takut yang ‘biasa’ yang akan hilang ketika euforianya berkurang.

* euforia adalah perasaan nyaman atau perasaan gembira yang berlebihan.

Ada cara lain lagi untuk membedakannya, salah satunya yaitu dengan cara melihat kepribadian. Jika seseorang yang awalnya cenderung malas untuk bersosialisasi atau tidak produktif, kemudian suatu hari ia langsung berubah menjadi sangat semangat dan bahagia, nah bisa jadi ini merupakan gejala bipolar hipomania.

Perubahan ini sangat mudah dicermati oleh orang – orang di sekitar entah itu teman, keluarga, bahkan pasangan kita sendiri.

Bila kalian merasakan hal ini, segera kunjungi dokter atau psikolog untuk berkonsultasi. dokter mungkin akan memberikan obat antipsikotik atau antidepresan sebagai pereda sakitnya. selain itu kalian juga harus memulai hidup sehat ya. karna dengan hidup sehat itu juga mempengaruhi suasana hati kalian, perasaan kalian akan jauh lebih baik dan stabil ke depannya.

 

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of