Politik

Calon Independen Pilkada Kabupaten Malang 2020 Lolos Verifikasi Faktual








Malang (beritajatim.com) – Calon Perseorangan (independen) Heri Cahyono-Gunadi Handoko dipastikan lolos verifikasi faktual. Hal itu setelah rapat pleno verifikasi faktual Calon Perseorangan pasca putusan Bawaslu KPU Kabupaten Malang, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malang, Selasa (15/9/2020). Lolosnya calon independent bertajuk Malang Jejeg untuk mendaftar Pilbup Malang 2020 nanti, disambut suka cita relawan dan pendukungnya.

Diminta tanggapan atas lolosnya Malang Jejeg tersebut, Heri Cahyono alias Sam HC -sapaan akrab Heri Cahyono- mengaku biasa saja, sebab menurutnya itu merupakan awal dari perjuangannya.

“Tidak, biasa saja. Kalau relawan mungkin senang. Tapi bagi saya biasa saja. Karena ini baru awal dari perjuangan kita,” terangnya.

Hasil verifikasi faktual Calon Perseorangan pasca putusan Bawaslu tersebut mencapai 23.259. Padahal angka yang dibutuhkan Malang Jejeg untuk melenggang ke Pilkada Kabupaten Malang hanya sebanyak sekitar 14 ribu dukungan. Artinya angka 23.259 itu sudah melebihi dari persyaratan.

Sam HC juga mengatakan sudah mempersiapkan tenaga untuk kampanye nanti.

“Tapi kampanye kita nantinya mungkin lebih ke kampanye sosial dibanding kampanye finansial,” tuturnya.

Terpisah, Ketua Tim Pemenangan Malang Jejeg, Soetopo Dewangga menegaskan bahwa kedepan pihaknya akan lebih menguatkan mesin politik di bawah.

“Sebelumnya saat kita dinyatakan tidak lolos beberapa waktu lalu, banyak tim yang rontok. Namun saat kita dinyatakan lolos hari ini nantinya kita akan lebih menguatkan kembali serta melakukan pemekaran,” tegasnya.

Baca Juga:

  • Sudah 10 Tahun Jago PDIP Gagal Rebut Kursi Bupati Malang
  • KPU Mulai Serah Terima Dokumen Perbaikan dari PPK ke PSS
  • Ketum PKB Cak Imin Dukung Latifah Sohib Maju Pilbup Malang 2020
  • KPU Tak Cermat, Verifikasi Ulang Bapaslon Malang Jejeg Wajib Dilakukan

Pada Rapat Pleno verifikasi faktual perbaikan beberapa waktu lalu Malang Jejeg dinyatakan tidak lolos. Namun kemudian Malang Jejeg membuat pengaduan sengketa ke Bawaslu, sebab mereka menilai KPU tidak pro aktif saat menjalankan verifikasi faktual.

Pengaduan itu kemudian dikabulkan oleh Bawaslu Kabupaten Malang, sehingga KPU Kabupaten Malang harus menjalankan verifikasi faktual kembali, dan hasilnya Malang Jejeg dinayatakan lolos untuk melanjutkan pendaftaran sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang jalur perseorangan karena telah memenuhi persyaratan jumlah dukungan sebanyak 138.817 dukungan dari syarat minimal 129.796 pendukung. [yog/but]








The post Calon Independen Pilkada Kabupaten Malang 2020 Lolos Verifikasi Faktual first appeared on beritajatim.com.