Peristiwa

Buruan Daftar, Bakamla Buka 95 Lowongan CPNS 2018

Googleberita.com, Jakarta – Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla) turut membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS 2018). Pendaftaran CPNS 2018 Bakamla dibuka mulai 26 September-7 Oktober 2018.

Kali ini, Bakamla membuka sebanyak 21 jabatan serta mengalokasikan sebanyak 95 formasi CPNS 2018 yang terdiri dari formasi cumlaude, disabilitas, putra/putri papua dan papua barat, dan umum.

Penerimaan CPNS 2018 Bakamla berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 95 Tahun 2018 tanggal 29 Agustus 2018 tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Badan Keamanan Laut Tahun Anggaran 2018.

Dikutip dari laman Bakamla, Senin (1/10/2018), berikut ini alokasi penempatan, jabatan, kualifikasi pendidikan, persyaratan pelamaran, jadwal seleksi, serta tata cara pendaftaran:

 

* Googleberita.com yang menjadi bagian KapanLagi Youniverse (KLY) mengajak Anda untuk peduli korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala. Yuk bantu Sulawesi Tengah bangkit melalui donasi di bawah ini.

 

 

Semoga dukungan Anda dapat meringankan beban saudara-saudara kita akibat gempa dan tsunami Palu di Sulawesi Tengah dan menjadi berkah di kemudian hari kelak.

Alokasi Penempatan

Kapal Negara (KN) Gajah Laut 4804 milik Badan Keamanan Laut (Bakamla). (Googleberita.com/Yoseph Ikanubun)

1. Kedeputian Bidang Operasi dan Latihan

2. Direktorat Data dan Informasi

3. Direktorat Hukum

4. Kantor Kamla Zona Maritim Barat (Batam)

5. Kantor Kamla Zona Maritim Tengah (Ambon)

6. Kantor Kamla Zona Maritim Timur (Manado)

7. Kantor Pengelolaan Informasi Marabahaya Laut

8. Kapal Negara 110 Meter Batam

9. Kapal Negara 80 Meter Batam

10. Kapal Negara 80 Meter Manado

11. Kapal Negara 80 Meter Ambon

12. Kapal Negara 4801 Batam

13. Kapal Negara 4802 Manado

14. Kapal Negara 4803 Ambon

15. Kapal Negara 4804 Manado

16. Kapal Negara 4805 Ambon

 

Selanjutnya

Ilustrasi tes CPNS

17. Kapal Negara 4806 Batam

18. SPKKLAceh

19. SPKKL Natuna

20. SPKKL Tanjung Balai Karimun

21. SPKKL Teluk Mata Ikan

22. SPKKL Sambas

23. Stasiun Bumi Bangka Belitung

24. SPKKL Manembo Nembo

25. SPKKL Kema

26. SPKKL Tarakan

27. SPKKL Karangasem (Bali)

28. Stasiun Bumi Manembo Nembo

29. SPKKL Ambon

30. SPKKL Kupang

31. SPKKL Tual

32. SPKKL Jayapura

33. SPKKL Merauke

Jabatan dan Kualifikasi Pendidikan

Peserta tes seleksi CPNS Kemenkumham mengecek no pendaftaran di gedung BKN, Jakarta, Senin (11/9). Pada 2017, tercatat 1.116.138 pelamar CPNS mendaftar di lingkungan Kemenkumham. (Googleberita.com/Helmi Fithriansyah)

1. Analis Hukum

Kualifikasi Pendidikan: S-1 llmu Hukum

2. Analis Intelijen

Kualifikasi Pendidikan: S-1 llmu Hukum/Teknologi Informasi/llmu Komunikasi/llmu Politik/Hubungan Internasional/Manajemen/Ekonomi/Teknik/Sastra

3. Analls Sistem Informasi

Kualifikasi Pendidikan: S-1 Teknik Informatika/Sistem Informasi

4. Bakes

Kualifikasi Pendidikan: D-III Keperawatan

5. Bosun

Kualifikasi Pendidikan: SMK llmu Pelayaran Nautika/Nautika Perikanan/Penangkapan Ikan, SMK Nautlka/Penangkapan Ikan

6. Juru Mesin

Kualifikasi Pendidikan: SMK llmu Pelayaran Teknika, SMK llmu Pelayaran Teknika/Teknika Perikanan, SMK Teknika

 

Jabatan Lainnya

Peserta tes seleksi CPNS Kemenkumham mengecek no pendaftaran di gedung BKN, Jakarta, Senin (11/9). Pada 2017, tercatat 1.116.138 pelamar CPNS mendaftar di lingkungan Kemenkumham. (Googleberita.com/Helmi Fithriansyah)

7. Juru Minyak

Kualifikasi Pendidikan: SMK Mesin/Otomotif

8. Juru Motor

Kualifikasi Pendidikan: SMK Listrik/Elektro

9. Juru Mudi

Kualifikasi Pendidikan: SMK Ilmu Pelayaran Nautika/Nautika Perikanan/Penangkapan Ikan, SMK Nautika/Pelayaran/Penangkapan Ikan

10. Kelasi

Kualifikasi Pendidikan: SLTA Sederajat + Sertifikat Kursus Bahasa Inggris

11. Kerani

Kualifikasi Pendidikan: SLTA Sederajat + Sertifikat Kursus Komputer

Jabatan Lainnya

Peserta tes seleksi CPNS Kemenkumham saat pengecekan keabsahan administrasi di gedung BKN, Jakarta, Senin (11/9). Pada 2017, tercatat 1.116.138 pelamar CPNS mendaftar di lingkungan Kemenkumham. (Googleberita.com/Helmi Fithriansyah)

12. Markonis

Kualifikasi Pendidikan: SLTA Sederajat + Sertifikat Kursus Bahasa Inggris

13. Masinis Kapal

Kualifikasi Pendidikan: D-lll Teknlka/Teknika Perikanan Laut

14. Mualim

Kualifikasi Pendidikan: D-IV Nautika/Teknologi Penangkapan Ikan, D-lll Nautika/Teknologi Penangkapan Ikan, D-lll Nautika/Penangkapan Ikan

15. Oiler

Kualifikasi Pendidikan: SLTA Sederajat + Sertifikat Montir/Mesin

16. Pengendali Jaringan Komunikasi

Kualifikasi Pendidikan: S-1 Teknik Informatika/Sistem Informasi/llmu Telekomunikasi/llmu Komputer

Jabatan Lainnya

Peserta tes seleksi CPNS Kemenkumham melihat panduan pengisian jawaban sistem CAT di gedung BKN, Jakarta, Senin (11/9). Pada 2017, tercatat 1.116.138 pelamar CPNS mendaftar di lingkungan Kemenkumham. (Googleberita.com/Helmi Fithriansyah)

17. Pengendali Alat Satelit

Kualifikasi Pendidikan: S-1 Teknik Informatika/Sistem Informasi/llmu Telekomunlkasi

18. Petugas Penindakan

Kualifikasi Pendidikan: S-1 Ilmu Hukum

19. Pengendali dan Pemelihara Radar

Kualifikasi Pendidikan: S-1 Teknik Informatika/Sistem Informasi/llmu Telekomunikasi/llmu Komputer

20. Pengendali Jaringan Sistem Satelit

Kualifikasi Pendidikan: S-1 Teknik Informatika/Sistem Informasi/llmu Telekomunikasi

21. Serang

Kualifikasi Pendidikan: SLTA Sederajat + Sertifikat Kursus Bahasa Inggris

Persyaratan Pelamaran

Ratusan peserta mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di kawasan Gambir, Jakarta, Minggu (8/10). Pendaftaran ujian CPNS ini untuk menempati berbagai formasi di KKP. (Googleberita.com/Johan Tallo)

1. Warga Negara Indonesia, yang bertaqwa kepada Tuhan YME, setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI);

2. Usia pada saat pelamaran paling rendah 18 tahun dan maksimal 35 tahun;

3. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap kerena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih;

4. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil atau Pegawai Negeri Sipil, Prajurit TNI, anggota Polri dan siswa sekolah dinas ikatan Pemerintah;

5. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat, tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS anggota TNI/Polri, Pegawai BUMN/BUMD atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;

6. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;

7. Mempunyai kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan yang dilamar;

8. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan;

9. Tidak memiliki ketergantungan terhadap narkotik atau obat-obatan terlarang atau sejenisnya (Surat Keterangan Bebas Narkoba/NAPZA dari Rumah Sakit Pemerintah setempat yang masih berlaku wajib dilengkapi setelah peserta dinyatakan lulus pada saat pengumuman kelulusan akhir);

10. Bersedia ditempatkan di seluruh Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;

11. Tidak bertato/bekas tato dan tindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama atau adat; dan

12. Calon pelamar merupakan lulusan dari Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat yang sudah terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan/atau Kementerian Agama, dan lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri dan Program Studi yang terakreditasi dalam Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Negeri (BAN-PT) saat kelulusan, dengan ketentuan:

a. S-1/D-IV dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 dari Perguruan Tinggi yang terakreditasi (kecuali pelamar jabatan cumlaude sebagaimana tercantum dalam poin III, angka 1 huruf a);

b. D-lll dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 dari Perguruan Tinggi yang terakreditasi;

c. SMA sederajat dengan nilai minimal pada ijazah rata-rata 7,0 atau 3skala 1 sampai 4 atau B dan wajib memiliki sertifikat sebagaimana tercantum dalam kualifikasi pendidikan jabatan yang dilamar. Khusus pelamar dengan kategori Putra/Putri Papua dan Papua Barat nilai minimal pada ijazah rata-rata 6,0 atau 2 skala 1 sampai 4 atau C.

Jadwal Seleksi

Peserta tes seleksi CPNS Kemenkumham saat menjawab soal dengan sistem CAT di gedung BKN, Jakarta, Senin (11/9). Pada 2017, tercatat 1.116.138 pelamar CPNS mendaftar di lingkungan Kemenkumham. (Googleberita.com/Helmi Fithriansyah)

1. Pengumuman : 19 September – 3 Oktober 2018

2. Pendaftaran Online dan unggah berkas (https://sscn.bkn.go.id/) : 26 September – 7 Oktober 2018

3. Pengumuman Lulus Seleksi Administrasi : 12 Oktober 2018

4. Cetak nomor ujian secara online : 12 Oktober – 16 Oktober 2018

5. Seleksi Kompetensi Dasar : 23 Oktober – 26 Oktober 2018

6. Pengumuman Seleksi Kompetensi Dasar : 31 Oktober 2018

7. Seleksi Kompetensi Bidang (tes renang, tes psikologi) : 5 November – 22 November 2018

8. Pengumuman kelulusan akhir secara online : 27 November 2018

9. Pemberkasan bagi peserta : 1 Desember – 20 Desember 2018

Catatan : apabila terdapat perubahan jadwal tahapan seleksi akan diumumkan melalui website http://bakamla.go.id

Tata Cara Pendaftaran

Kenapa harus daftar CPNS 2018? Ya, kenapa nggak? (Ilustrasi: Googleberita.com)

1. Dokumen persyaratan terdiri dari:

a. Pas foto ukuran 3×4 berwarna berlatar belakang merah;

b. Kartu Tanda Penduduk (KTP);

c. Ijazah dan transkrip nilai akademik sesuai dengan kualifikasi pendidikan jabatan yang dilamar (Surat Keterangan Lulus sebagai pengganti ijazah tidak berlaku);

d. Sertifikat tambahan sebagaimana tercantum pada kualifikasi pendidikan jabatan yang dilamar;

e. Khusus untuk pelamar formasi cumlaude, Surat Keterangan/bukti lain yang menunjukan Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta yang terakreditasi A/Unggul dengan Program Studi A/Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) pada saat ijazah tersebut dikeluarkan;

f. Khusus calon pelamar dari penyandang disabilitas wajib melampirkan surat keterangan dokter yang menerangkan jenis/tingkat disabilitasnya dan akan diundang untuk dilakukan verifikasi untuk memastikan kesesuaian jenis formasi dengan jenis/tingkat disabilitasnya;

g. Khusus untuk calon pelamar formasi Putra/Putri Papua dan Papua Barat:

– Ijazah berlegalisir SD, SLTP/SMA, dan SMA sebagai bukti calon pelamar menamatkan sekolah di Wilayah Papua dan Papua Barat; atau

– Surat Akta Kelahiran Calon Pelamar, fotokopi KTP Bapak Kandung dan Surat hubungan keluarga dari Kelurahan/Kepala Desa yang menerangkan bahwa Calon Pelamar asli dari Papua berdasarkan garis keturunan orang tua (Bapak) asli dari Papua Khusus.

h. Surat Pernyataan bermaterai Rp 6.000,- (Format Teriampir);

2. Pendaftaran dan unggah dokumen persyaratan dilakukan secara onlihe melalui laman : https://sscn.bkn.go.id dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga/NIK Kepala Keluarga.

Untuk informasi selengkapnya, Anda dapat mengeceknya di sini http://bakamla.go.id/

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of