Politik

Bupati Jajal Tes Drive Praktik Uji SIM Polres Sidoarjo

googleberita

Sidoarjo (beritajatim.com) – Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah menjajal lintasan uji praktik SIM Motor Smart Driving Test Satlantas Polresta Sidoarjo.

H Saiful llah mengaku bangga melihat inovasi pelayanan yang dilakukan Polresta Sidoarjo. Praktik uji SIM memanfaatkan teknologi komputer. Bahkan SIM yang dikeluarkan Polri sekarang memakai teknologi informasi.

“Kami yakin dengan teknologi semacam ini, praktik percaloan SIM akan hilang. Ujiannya juga gampang dan tidak ada yang sulit. Karena sekarang sudah memakai komputer,” katanya, Senin (4/10/2019).

Kendati demikian, Saiful menghimbau kepada masyarakat untuk tertib di jalan. Salah satunya memiliki SIM saat berkendara. Bagi yang sudah cukup umur dimintanya untuk membuat SIM.

Abah Ipul menghimbau untuk tidak memanfaatkan calo SIM dalam pengajuan permohonan SIM.

“Anak-anak saya sarankan harus memiliki SIM. Kalau naik kendaraan di jalan raya jangan lupa pakai helm,” tegasnya.

Sementara Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menegaskan inovasi pelayanan publik Smart Driving Test dilaunching tahun lalu. Inovasi itu ingin diperkenalkan kepada Forkopimda Sidoarjo.

Oleh karenanya, dirinya mengundang Bupati, Ketua DPRD, Dandim, Ketua Pengadilan Negeri serta Kepala Kejaksaan Negeri untuk melakukan peninjauan.

“Inovasi Smart Driving Test wujud transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan tes praktik penerbitan SIM. Hasil uji prakteknya dapat dipertanggung jawabkan langsung kepada peserta tes,” jelasnya.

Selain itu, kata Zain Smart Driving Test sendiri memanfaatkan teknologi informasi serta aplikasi. Teknologi yang dipakai vibration sensor serta load call sensor.

“Sarana video juga disediakan bagi peserta tes yang ingin melihat langsung hasil uji prakteknya,” paparnya.

Baca Juga:

  • Pencuri Apes, Lari Masuk Gang Buntu
  • Ujian Praktek SIM di Sidoarjo, Pakai Sistem Sensor
  • Divhumas Mabes Polri Apresiasi Konsistensi Layanan SKCK Online Polresta Sidoarjo

Dalam kesempatan ini Kombespol Zain Dwi Nugroho juga memperkenalkan inovasi pelayanan publik Jenguk Nyaman. Inovasi itu, untuk memberikan pelayanan yang nyaman kepada keluarga tahanan yang datang menjenguk keluarganya.

Fasilitas dimulai dari pendaftaran secara online, sarana disabilitas, ruang laktasi serta taman bermain anak. Ruangan tunggunya pun dilengkapi dengan pendingin udara (AC).

“Kami juga melengkapi sarana telepon yang digunakan untuk berkomunikasi antara keluarga tahanan dengan tahanan. Inovasi Jenguk Nyaman ini memanusiakan manusia,” tandasnya. (isa/ted)