Politik

BPBD Pamekasan Ingatkan Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem

beritajatim.com BPBD Pamekasan Ingatkan Masyarakat Waspada Cuaca EkstremSamsul Arifin



Pamekasan (beritajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, kembali mengimbau masyarakat agar selalu waspada bencana, khusnsya hujan deras disertai angin kencang menjelang memasuki puncak musim penghujan pada Januari hingga Februari 2022.

Hal tersebut disampaikan berdasar surat edaran dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda, Sidoarjo, tentang kewaspadaan terhadap cuaca ekstrim pada puncak musim hujan di Jawa Timur.

“Berdasar rilis BMKG, puncak musim penghujan diprediksi terjadi pada Januari hingga Februari 2022. Pada saat itu, potensi hujan dapat terjadi pada pagi, siang atau malam hari dengan intensitas bervariasi. Mulai dari ringan, sedang hingga lebat dengan durasi yang lama,” kata Kasi Pengendalian dan Sarpras BPBD Pamekasan, Budi Cahyono, Kamis (13/1/2022).

Dari itu, pihaknya kembali mengingatkan sekaligus mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan selalu berhati-hati terhadap dampak yang ditimbulkan. “Dampak dan potensi dari bencana ini biasanya banjir, longsor, angin kencang, pohon tumbang dan lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga:

  • Masyarakat Diimbau Waspada Bencana Alam Hingga Maret 2021
  • BPBD Pamekasan Imbau Warga Waspada saat Bakar Sampah
  • 39 Kebakaran Terjadi di Pamekasan
  • Lapak dan Toko di Pasar 17 Agustus Pamekasan Dilalap Si Jago Merah

“Termasuk juga menguatnya angin muson barat pada bulan ini, nantinya dapat memicu potensi gelombang tinggi di wilayah perairan (pesisir pantai). Juga banjir rob yang berpotensi terjadi pada 30 hingga 31 Januari 2022 mendatang,” jelasnya.

Sementara untuk mempercepat penanganan bencana, pihaknya juga sudah mendirikan Pos Terpadu Darurat Bencana di Kabupaten Pamekasan, di area Monumen Arek Lancor. Pos tersebut disiagakan tetap guna mempercepat penanganan kejadian bencana di wilayah setempat.

Lebih lanjut dijelaskan, keberadaan Pos Terpadu tersebut merupakan gabungan dari berbagai elemen pemerintahan dan masyarakat di Pamekasan. “Fokus dari pos ini pada upaya menekan risiko bencana dan penanganan bencana,” jelasnya.

“Karena itu, di posko darurat penanganan bencana ini terdiri dari semua elemen pemerintahan dan masyarakat, termasuk relawan penanggulangan bencana di kabupaten Pamekasan,” pungkas pria yang akrab disapa Pak Budi. [pin/ted]





The post BPBD Pamekasan Ingatkan Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem first appeared on beritajatim.com.