Politik

Berantas Corona, Machfud Arifin Sumbang Ribuan Liter Disinfektan untuk Warga Surabaya

googleberita

Surabaya (beritajatim.com) – Mantan Ketua TKD Jatim Jokowi-Ma’ruf, Machfud Arifin mengirimkan bantuan berupa 1000 liter cairan disinfektan untuk warga Surabaya demi menghentikan penyebaran virus corona. Bantuan itu diserahkan langsung kepada Gubernur Jawa timur Khofifah Indar Parawansa.

“Kami serahkan ini untuk membantu warga Surabaya dan sekitarnya. Semoga bisa membantu menekan penyebaran virus corona,” ujar Machfud Arifin, Rabu (25/3/2020).

Machfud mengatakan, bantuan tersebut didasari atas rasa kemanusiaan untuk sama-sama melawan virus mematikan itu. Atas dasar itulah, Cak Machfud tergerak hatinya untuk ikut bergerak, bergotong-royong memberantas virus corona. “Kita harus gotong-royong, saling bantu untuk melawan Corona,” ucap Cak Machfud.

Cak Machfud berharap, dengan bantuannya tersebut, masyarakat Surabaya bisa terhindar dari ancaman virus asal Wuhan tersebut. “Semoga bantuan ini, bisa sedikit membantu masyarakat agar terhindar dari corona,” ujar Cak Machfud.

Baca Juga:

  • Machfud Arifin Dapatkan Rekom PAN untuk Pilwali Surabaya
  • Warga Tembok Dukuh Gembira Sambut Kedatangan Cak Machfud
  • Temui Warga Tambak Rejo, Cak Machfud Disambut Nyanyian Khas Suporter Persebaya
  • Cak Machfud Apresiasi Kirab Budaya di Perayaan Sedekah Bumi
  • Lawan Corona, Cak Machfud Ajak Masyarakat Rajin Olahraga

Dalam kesempatan yang sama, Khofifah menyampaikan apresiasinya kepada Machfud Arifin. Ini karena dari awal semboyan Jatim dalam memerangi wabah virus corona ini adalah gotong-royong untuk melawan Covid-19. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Machfud Arifin untuk kegotongroyongannya dalam memerangi Covid-19 ini,” ungkap Khofifah.

Khofifah menjelaskan BPBD Jatim sempat kesulitan untuk mencari alkohol 70 persen dalam jumlah yang banyak. Ia sangat bersyukur mendapat bantuan alkohol 80 persen sebanyak 1000 liter dan 100 Reagensia untuk pemeriksaan swab.

“Ini menjadi penting untuk percepatan layanan bagi siapapun terutama tenaga medis karena APD agak susah diperoleh,” pungkasnya.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemerintah RI hingga 25 Maret 2020 terlapor ada 790 Kasus, 58 Meninggal, 31 Sembuh dari Corona. [hen/suf]