Politik

Bawaslu Kota Kediri Bentuk Kampung Anti Politik Uang

googleberita

Kediri (beritajatim.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kediri, dengan membentukan Kampung Anti Politik Uang. Terobosan ini bertujuan untuk mewujudkan pemilu yang bersih dan meningkatkan partisipasi pemilih.

Mansur, Ketua Bawaslu Kota Kediri, bahwa kehadiran Kampung Anti Politik Uang dilakukan dengan memilih Perumahan Candra Kirana, di Kota Kediri.

Baca Juga:

  • Walikota Kediri Kenalkan Anggota DPRD Baru pada Silaturahmi FKUB/PAUB-PK
  • Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Kediri Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi
  • Terima Bantuan Jamban Sehat, Mas Abu Ingin Tak Ada Lagi Warga Kota Kediri Buang Air Besar ke Sungai
  • Walikota Kediri Serahkan Tali Asih pada Veteran

“Penunjukkan area ini, karena Perumahan Candra Kirana sangat sesuai sebagai perwakilan Kawasan Elit di Kota Kediri,” ujar Mansur.

Selain itu, tambah dia, jika dilihat dari sisi masyarakatnya, warga di perumahan tersebut dinilai tidak membutuhkan banyak uang. Dengan begitu, potensi munculnya politik uang di kawasan tersebut bisa sangat minim terjadi.

Di samping itu, Bawaslu Kota Kediri, juga sedang membentuk Kampung Pengawasan Partisipatif. Langkah ini, direalisasi dengan menunjuk Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri.

Hal ini, lanjut dia, karena Kelurahan Kaliombo telah memperoleh Penghargaan dalam Lomba Siskamling. Dengan demikian, ke depan kawasan ini diharapkan mampu menjadi pelopor daerah lain untuk pengawasan terhadap segala bentuk pelanggaran Pilkada.

“Sebagai contoh, bentuk pelanggaran ini di antaranya berupa black campaign dan money politic,” katanya. [nng/ted]