Politik

Bambang Haryo Putuskan Maju Pilkada Sidoarjo

Sidoarjo (beritajatim.com) – Mantan anggota DPR RI Partai Gerindra Bambang Haryo Sukartono (BHS) mengembalikan formulir penjaringan bakal calon Bupati Sidoarjo di kanyor DPC Partai Gerindra, Jalan Lingkar Barat Sidoarjo, Jumat (1/11/209).

BHS mengaku dengan pengembalian formulir tersebut, dirinya resmi memutuskan diri untuk ingin merebut kursi kekuasan orang nomor 1 di Sidoarjo (W1) 2020 mendatang.

“Saya putuskan akan maju sebagai calon kepala daerah di Sidoarjo,” ucapnya.

Beberapa kali ditegaskannya, dengan berbagai alasan bahwa dirinya memang berniat maju di Sidoarjo menjadi calon bupati pada Pilkada 2020 mendatang.

Di Sidoarjo, dinilainya lebih tertantang. Banyak hal yang diinginkan masyarakat untuk mempercepat perubahan dan pembangunan Sidoarjo.

Mulai infrastruktur, kesehatan, pendidikan, sampah yang menumpuk di mana-mana, frontage road yang banyak diperbincangkan dan berbagai hal lain. “Saya ingin memperjuangkan Sidoarjo menjadi lebih baik lagi. Saya maju juga merasa dibutuhkan di Sidoarjo,” tandasnya.

DPC Gerindra Sidoarjo sendiri membuka penjaringan calon sejak 25 Oktober hingga 15 November mendatang.
Dan sejauh ini sudah ada lima orang yang mengambil formulir.

Mereka adalah Bambang Haryo, Ambudi Putra Laksana, Hidar Assegaf, Agung Sudiyono, dan Iwan Sumartono.
Dari lima orang itu, baru Bambang Haryo yang mengembalikan formulir.

“Yang mengambil formulir sudah lima orang, dan yang mengembalikan memang baru satu ini. Tapi informasi yang masuk ke kami, hari Senin besok juga akan ada tiga orang lagi bakal mengambil formulir ke sini,” terang Sekretaris DPC Partai Gerindra Sidoarjo.

Baca Juga:

  • Pilkada Sidoarjo, Hidar Siap Ikut Penjaringan di Partai Gerindra
  • Maju Cawabup Sidoarjo, Hidar Assegaf Sowan ke Tokoh NU
  • Ini Tambahan Semangat Hidar Assegaf Maju sebagai Bacawabup Sidoarjo 2020
  • Pengusaha Muda ini Siap Maju Sebagai Cawabup Sidoarjo 2020

Nanti, tambah Suwono, para pendaftar akan dilakukan fit and propertest. Hasilnya, DPC bakal melapor ke DPD Gerindra Jatim dengan memberikan skor atau rangking terhadap para bakal calon yang telah menjalani uji kelayakan.

“Keputusan tetap di tangan DPP. Kami menyampaikan hasil penjaringan dan merekomendasikan nama-nama yang telah ada ke DPD untuk dilanjutkan ke DPP,” pungkasnya. [isa/but]