Politik

ASN Pemprov Jatim Dilarang Pelesiran Selama Libur Imlek








Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jatim, Nurkholis menyatakan, ASN Pemprov Jatim dilarang melakukan perjalanan ke luar kota mulai 11-14 Februari 2021.

Untuk memastikan pengetatan itu, BKD bersama Inspektorat akan berkordinasi untuk menyiapkan tim di perbatasan-perbatasan. “Kalau terpaksa harus ke luar kota, ASN wajib mengajukan izin secara tertulis,” ujarnya kepada wartawan di kantornya, Rabu (10/2/2021) malam.

Baca Juga:

  • Jelang Imlek, Ini Persiapan Kelenteng KSB Tuban
  • HSC Manfaatkan Moment Imlek untuk Kejar Target Penjualan
  • PT KAI Daop 8 Jalankan 2 KA Tambahan Jelang Libur Imlek
  • Lucunya Anak-anak Balita Ikuti Lomba Fashion Bertema Imlek
  • Tak Laku, Buah Naga Banyuwangi Buat Pakan Bebek

Mantan Kepala Biro Organisasi Setdaprov Jatim ini menambahkan, selain melakukan penjagaan di perbatasan, ASN juga diharuskan melakukan absensi menggunakan peta GPS (Global Potitioning System). “Kita melanjutkan instruksi Kementerian PAN RB agar ASN tidak bepergian ke luar kota,” tegasnya.

Lebih lanjut dia menegaskan, pemberlakuan sanksi akan diberlakukan bagi ASN yang terbukti melanggar ketentuan ini. Hal ini dilakukan sebagai upaya agar dapat mengurangi mobilitas masyarakat di tengah upaya pemerintah melaksanakan PPKM Mikro pada 9-22 Februari 2021.

Dengan demikian, angka penularan Covid-19 diharapkan dapat diminimalisir. “Sanksinya bisa berupa teguran atau sanksi disiplin,” pungkasnya. [tok/suf]







The post ASN Pemprov Jatim Dilarang Pelesiran Selama Libur Imlek first appeared on beritajatim.com.