Politik

Aset Tanah PCNU Gresik Dikembalikan ke Organisasi

googleberita

Gresik (beritajatim.com) – Polemik aset tanah PCNU Gresik yang terletak di exit jalan tol Kebomas, akhirnya tuntas. Setelah melalui polemik yang berkepanjangan, aset tanah seluas 4.900 m2 itu, dan 2.200 m2 itu yang semula dikerjasamakan dengan investor dikembalikan ke organisasi PCNU Gresik.

Ketua PCNU Gresik, KH.Khusnan Ali mengatakan, setelah pertemuan tadi sore diperoleh
kesepakatan, seluruh perjanjian kerjasama di tanah seluas 2.200 m2 dengan investor dibatalkan. Tanah harus dikembalikan pada haknya masing-masing dalam hal ini organisasi PCNU Gresik.

“Proses penandatangan dengan investor resmi dibatalkan,” ujarnya saat ditemui beritajatim.com di Kantor PCNU Gresik, Kamis (19/12/2019).

Diakui KH.Khusnan Ali, proses pengembalian aset tanah PCNU tersebut cukup lama. Sebab, tidak semua yang alot dianggap rumit. Tetapi, merujuk pada kebenaran yang sebenarnya. Pada perjanjian dengan investor masih dianggap ada sela-sela yang kurang, dan dilakukan pembenahan.

“Intinya aset tanah itu resmi menjadi milik PCNU Gresik, dan bukan lagi atas nama perseorangan,” tuturnya.

KH.Khusnan Ali juga menambahkan, saat aset tanah itu dikembalikan. PCNU Gresik tidak membayar. Hal ini karena organisasinya tidak terlibat sewaktu aset tersebut dibalik namakan atas nama perseorangan mantan pengurus PCNU Gresik.

“Kami tidak membayar, malahan ada salah satu pengurus yang secara pribadi menyelesaikan pembiayaan-pembiayaan saat dilakukan dengan investor,” ungkapnya.

Baca Juga:

  • Buku SD Sebut NU Radikal, Ini Sikap LP Maarif Malang
  • Yenny Wahid Yakin Ibu-Ibu Muslimat NU Bakal Militan Memerangi Hoax
  • Ini Hasil Penelitian Lakpesdam PBNU Tentang Inovasi Produk Tembakau Alternatif
  • Fandi Utomo Jadi Jagone NU

Setelah persoalan ini selesai, lanjut KH.Khusnan Ali, aset tanah tersebut segera disertifikatkan atas nama organisasi dan bukan lagi nama perseorangan. Hal ini dilakukan agar ke depannya tidak terjadi polemik seperti ini.

Terkait dengan polemik ini, notaris sekaligus pengurus Lembaga Penyuluhan Bantuan Hukum (LPBH) PCNU Gresik, Suyanto menyatakan, secara hukum proses pengalihan aset tanah PCNU Gresik yang semula diatasnamakan perseorangan kembali ke organisasi sudah clear.

“Aset tanah PCNU Gresik sudah disertifikat dan secara hukum tidak ada lagi perjanjian dengan investor,” tandasnya. [dny/but]