Politik

Arzeti Bilbina Ajak Semua Pihak Sinergi Pikirkan Sektor Ekonomi

googleberita

Surabaya (beritajatim.com) – Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina berpendapat bahwa saat ini waktunya semua pihak bersinergi dan solid untuk memikirkan sektor perekonomiaan. Menurutnya, hal itu perlu dilakukan melihat kondisi selama pandemi.

“Bukan hanya pemberian sembako yang hanya pada hari itu saja, kemudian dua hari tiga hari sengsara lagi. Kan banyak perusahaan yang harus tutup sementara dan masyarakat yang harus PHK, yang sebelumnya punya usaha pun harus tiba-tiba mati,” kata Arzeti, Kamis (4/6/2020).

Kondisi demikian, menurut Arzeti, perlu menjadi bahasan serius saat ini. “Harus dipikirkan bersama. perekoniman kita ke depannya bagaimana. Semua pihak harus solid dan bersinergi,” tegas Arzeti.

Sebelumnya, Arzeti pun terus mengingatkan seluruh masyarakat khususnya yang berada di Surabaya, untuk bersama-sama memutus rantai penyebaran Covid-19. Menurutnya, kunci terkait hal itu ada di diri masing-masing.

Baca Juga:

  • Menang di Dapil Neraka, Arzeti Disebut Layak Dampingi Machfud Arifin
  • Arzeti Bilbina: Ibu Jadi Garda Terdepan Jaga Anak dari Covid-19
  • Komisi 9 Sebut Tahun Ajaran Baru Baiknya Belajar di Rumah
  • Basis Dukungan Kuat Disebut Jadi Modal Utama Arzeti Bilbina Dampingi Machfud Arifin
  • Eksklusif! Arzeti Bilbina Buka Suara Terkait Pilwali Surabaya

“Intinya adalah ayo bersama memutus rantai penyebaran Covid-19. Karena semua itu akan lebih optimal jika dimulai di diri kita sendiri,” kata Arzeti.

“Caranya bagaimana? Ya bisa dengan selalu memakai masker. Lalu rajin-rajinlah cuci tangan. Karena kan virus ini bisa mati dengan air dan sabun. Jadi itu dimaksimalkan di diri kita dan keluarga dulu,” tambah politisi PKB ini.

Lebih lanjut, wanita yang namanya sedang melejit di bursa Pilwali Surabaya ini meminta agar penerapan physical distancing terus dimaksimalkan dalam kehidupan sehari-hari. “Harus selalu ya berjarak dan pakai masker. Kalau itu dimaksimalkan, Insya Allah kita bisa terhindar dari penyakit ini,” pungkas Arzeti. [ifw/suf]