Lifestyle

Apakah Diet Keto Dapat Mengatasi dan Mencegah Penyakit Jantung?

googleberita

Diet keto dikenal sebagai pola makan atau diet yang dapat membantu menurunkan berat badan dengan mengurangi asupan karbohidrat secara drastis dan memperbanyak asupan lemak. Pengurangan asupan karbo ini membuat tubuh berada pada sebuah keadaan metabolisme yang disebut ketosis. Apabila Anda tertarik untuk melakukan diet ini, sebaiknya ketahui lebih lanjut apa saja manfaat dan risiko kesehatan yang mungkin terjadi pada tubuh. Salah satunya adalah berdampak pada jantung. Apakah dampak ini bersifat positif atau merugikan?

Apa diet keto bisa diterapkan orang yang memiliki masalah jantung?

Secara singkat, bagi Anda yang memiliki atau berisiko mengalami masalah jantung, atau pada dasarnya peduli dengan kesehatan jantung, mungkin dapat mencoba diet keto asalkan berada di bawah pengawasan dokter yang paham mengenai diet ini. Idealnya, Anda juga menerima bimbingan dari ahli gizi.

Benarkah diet keto bermanfaat untuk kesehatan jantung?

Seperti yang dilansir di Everydayhealth, menurut Audrey Fleck, seorang ahli nutrisi dari Pennsylvania, masalah utama pada jantung adalah peradangan karena dapat merusak arteri. Seringkali, penyebab peradangan adalah meningkatnya gula darah.

Fleck menambahkan, diet keto dapat membantu menurunkan kadar gula darah, meningkatkan fungsi insulin, dan bersifat antiradang. Sebagai informasi tambahan, insulin membantu tubuh mengatur kadar gula dalam darah. Oleh karena itu, diet keto dapat membantu mencegah terjadinya peradangan sehingga bermanfaat untuk jantung.

Namun, pemilihan makanan tertentu berpengaruh pada manfaat dari diet kato. Pada studi yang diterbitkan pada 2010 menyatakan bahwa wanita dan pria yang menerapkan pola makan rendah karbo, tapi bergantung pada sumber makanan hewani, memiliki risiko kematian 43% lebih tinggi dibandingkan orang yang bergantung pada sumber makanan nabati. Contohnya alpukat dan kacang-kacangan untuk mendapat asupan protein dan lemak.

Orang yang menerapkan diet keto tapi mengandalkan sayuran sebagai sumber lemak dan protein memiliki risiko kematian di usia muda dan penyakit jantung yang lebih rendah, masing-masing sebesar 20 dan 23 persen.

Lalu, apakah diet keto merupakan pilihan terbaik bagi pengidap penyakit jantung?

Jika mengidap penyakit jantung, Anda perlu selalu berkonsultasi dengan ahli atau dokter jantung untuk mendapat gaya hidup terbaik. Apabila berbicara masalah pola makan, dokter mungkin akan merekomendasikan Anda diet mediterania dan bukan diet keto.

Secara singkat, diet mediterranean mengharuskan Anda mengonsumsi makanan sehat, mengonsumsi protein dan lemak secukupnya, serta menghindari pemanis buatan dan makanan olahan.

Berdasarkan dari sebuah studi yang diterbitkan European Heart Journal, para peneliti memutuskan bahwa menambahkan makanan sehat, termasuk sumber karbohidrat yang dilarang saat diet keto, merupakan salah satu faktor penting untuk mencegah komplikasi dari masalah jantung.

Kesimpulan

Penyakit jantung dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya seperti:

  • Tekanan darah
  • Kolesterol
  • Gula darah
  • Riwayat keturunan
  • Kebiasaan merokok
  • Stres

Diet atau pola makan memang penting tapi hanya merupakan bagian dari berbagai faktor penyebab penyakit jantung. Secara keseluruhan, mencegah penyakit jantung bukan hanya karena diet keto atau mengurangi asupan gula saja.

Sebagian besar orang ingin melakukan diet keto karena membuat mereka merasa aman. Padahal pada kenyataannya tidak ada hal instan untuk mengatasi penyakit jantung.

Jangan mengandalkan diet keto untuk mencegah dan mengatasi penyakit jantung. Apalagi jika berisiko memiliki penyakit jantung, terutama dengan riwayat keluarga, Anda hanya boleh melakukan diet keto di bawah pengawasan dokter atau ahli gizi. Karena jika tidak, diet keto justru dapat berbahaya.

The post Apakah Diet Keto Dapat Mengatasi dan Mencegah Penyakit Jantung? appeared first on Hello Sehat.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of