Lifestyle

Aktivitas Berat Rentan Usus Turun

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Masalah usus turun rentan terjadi, utamanya bagi seseorang yang melakukan aktivitas fisik berat.

Konsultan Bedah Digestif RSUP dr. Tadjuddin Chalid Makassar dr Tenriagi Malawat menerangkan, hernia atau dalam bahasa awam disebut usus turun merupakan kasus dimana berpindahnya usus atau organ dari dalam rongga perut ke tempat lain.

Hernia bisa dibawa sejak lahir dan bisa didapat setelah dewasa. Penyebabnya di antaranya kelainan anatomi semasa pertumbuhan janin di dalam kandungan dan bisa juga akibat kelemahan otot dinding perut dan peningkatan tekanan di dalam perut.

Jenis hernia menurut lokasinya juga terbagi selain usus turun lipat paha, adapula hernia di pusat perut, hernia akibat kelemahan otot dinding depan dan belakang perut, hernia pada sekat pemisah perut dan dada, dan hernia insisional akibat operasi terdahulu.

Menurut dokter yang juga berpraktik di RS Hermina Makassar ini aktivitas fisik seperti mengangkat beban berat, seperti sering naik turun tangga berisiko tinggi untuk mengalami masalah hernia akibat meningkatnya tekanan di dalam rongga perut.

Masalah obesitas juga menjadi salah satu penyebabnya. Juga pada kasus pembesaran prostat di mana pasien saat berkemih terpaksa harus selalu mengedan. Demikian pula bila buang air besar keras dan padat akibat kurangnya mengonsumsi serat dari buah dan sayuran.

Gejala awal yang akan dirasakan yakni benjolan di bagian lipatan paha disertai rasa nyeri. Terkadang usus dapat kembali seperti semula ketika berbaring. Pada kasus ini dokter akan menutup dan memperkuat celah dimana keluarnya usus. Akan berbahaya ketika benjolan sudah menetap di luar rongga perut yang menandakan usus terjepit dan bisa menimbulkan kebocoran dan kerusakan usus permanen.

Tanda usus yang sudah membiru dan menghitam, sehingga tidak ada cara lain selain memotong usus yang mati tersebut. Pembedahan dilakukan dengan pembelahan rongga perut pasien dan menyatukan kembali usus yang masih bagus.

Semua aktivitas yang membuat tekanan di bagian perut akan membuka kemungkinan munculnya hernia. Ketika telah dioperasi pun, kemungkinan kembali bisa terjadi ketika penderita melakukan aktivitas berat. “Jika seseorang menderita usus turun, tidak ada cara lain selain dilakukan tindakan operasi,” ungkapnya.

Usai operasi pun pasien tidak disarankan untuk melakukan aktivitas berat. Serta banyak mengonsumsi makanan yang berserat agar kebiasaan mengejan tak terjadi. Pengaturan pola hidup sehat diutamakan bagi pasien pasca operasi hernia. Semua penyakit penyerta harus ditangani dengan tepat pula, agar kebocoran dan berulangnya penyakit hernia tidak terjadi. (ind/fajar)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of