Lifestyle

6 Tips Traveling Aman dan Nyaman Buat Penyandang Disabilitas

googleberita

Jalan-jalan melanglang buana memberikan banyak efek positif bagi kesehatan kita, baik fisik maupun mental. Namun, tak dapat dibantah juga kalau bepergian jauh bisa jadi suatu tantangan tersendiri bagi penyandang disabilitas. Nah agar Anda penyandang disabilitas dapat traveling dengan aman dan nyaman, berikut beberapa hal yang perlu dipersiapkan sejak jauh-jauh hari.

Tips traveling aman dan nyaman untuk penyandang disabilitas

Persiapan yang matang sebelum traveling wajib dilakukan setiap orang. Apalagi bagi Anda penyandang disabilitas, agar keamanan, keselamatan, dan kenyamanan Anda selama perjalanan terjamin.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan:

1. Persiapan sejak jauh-jauh hari

Rencanakan perjalanan Anda dari jauh-jauh hari. Bila perlu mulailah merancang itinerari dari 6-12 bulan sebelum keberangkatan.

Waktu persiapan yang panjang membuat Anda lebih leluasa untuk menentukan akomodasi penginapan dan bujet, serta destinasi, kegiatan, dan transportasi yang membuat liburan Anda menjadi lebih mudah.

Bagi penyandang disabilitas, kegiatan selama traveling dapat berpengaruh besar terhadap kesehatan. Jadi, Anda bisa memanfaatkan waktu panjang ini untuk memilih rangkaian kegiatan serta moda dan rute transportasi yang ramah disabilitas.

2. Berkonsultasi dengan dokter sebelum berangkat

Melansir laman CDC, konsultasi dengan dokter sebelum traveling sangatlah penting bagi penyandang disabilitas. 

Dokter dapat memberikan gambaran mengenai kesehatan tubuh Anda, risiko yang mungkin muncul selama bepergian, serta obat-obatan yang Anda mungkin butuhkan selama di destinasi untuk berjaga-jaga.

Tenaga kesehatan di tempat asal Anda juga bisa membantu mengatur perawatan medis di luar negeri apabila dibutuhkan. Pastikan Anda memiliki asuransi kesehatan yang memadai demi keamanan Anda selama traveling.

3. Memastikan keamanan transportasi

Tantangan lain yang dihadapi penyandang disabilitas saat traveling adalah transportasi. Terutama jika kondisi medis yang Anda alami membuat Anda harus menggunakan alat bantu jalan berupa kruk, kursi roda, dan sejenisnya.

Sebelum berangkat, pastikan Anda sudah mempersiapkan transportasi pulang-pergi yang mencakup bandara, hotel, hingga destinasi wisata. Carilah informasi mengenai ketersediaan transportasi ramah disabilitas di area tujuan.

4. Menggunakan jasa agen travel khusus

Bepergian seorang diri memang menyenangkan. Namun, ketika mengunjungi suatu tempat yang benar-benar baru, tidak ada salahnya menggunakan jasa agen travel yang telah berpengalaman mendampingi penyandang disabilitas.

Traveling akan terasa lebih mudah saat didampingi oleh orang-orang yang memahami kebutuhan Anda. Mereka juga bisa membantu Anda mengunjungi tempat-tempat yang sulit didatangi jika Anda bepergian seorang diri.

5. Membawa kebutuhan darurat ke mana pun Anda pergi

Penyandang disabilitas biasanya memiliki kartu khusus berisi informasi tentang data diri, kondisi medis yang dialami, dan nomor kontak darurat. 

Jika Anda tidak mendapatkannya dari rumah sakit tempat Anda dirawat, Anda bisa membuatnya sendiri. Simpanlah kartu informasi ini di tempat yang mudah ditemukan, misalnya dompet.

Sertakan pula nomor kontak dokter Anda, serta catatan khusus yang diberikan dokter. Selain itu, bawalah obat-obatan lengkap ke mana pun Anda berada untuk mengantisipasi kondisi darurat.

6. Kabari orang-orang terdekat Anda

Traveling bisa jadi berisiko jika penyandang disabilitas tidak memberi kabar kepada orang-orang terdekat. Baik sebelum maupun saat bepergian, beritahukan ke mana akan Anda pergi dan perkiraan waktu kedatangan.

Tujuan hal ini tidak lain untuk mengantisipasi keadaan darurat. Jika sampai pada perkiraan waktu kedatangan orang-orang terdekat Anda belum mendapatkan kabar, mereka dapat meminta bantuan dengan cepat.

Penyandang disabilitas tetap dapat traveling dengan aman asalkan segala kebutuhan telah disiapkan dengan baik. Anda juga perlu cermat dalam menentukan akomodasi dan destinasi agar bisa bepergian secara efisien.

Jangan pula memaksakan diri untuk bepergian jika Anda tidak memiliki cukup waktu senggang. Persiapan yang matang adalah kunci traveling yang aman. Selalu sediakan waktu yang panjang sebelum berangkat untuk memastikan semua kebutuhan telah siap.

The post 6 Tips Traveling Aman dan Nyaman Buat Penyandang Disabilitas appeared first on Hello Sehat.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of