Politik

25.972 Orang Ikuti Seleksi SKD CPNS Gresik

googleberita

Gresik (beritajatim.com) – Sebanyak 25.972 peserta mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS di  gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP Gresik, Sabtu (8/02/2020).

Dari jumlah 25.972 peserta tersebut, merupakan peserta dari Kabupaten Lamongan, Tuban dan Kabupaten Bojonegoro.

Wakil Bupati Gresik, Moh. Qosim secara resmi membuka pelaksanaan SKD tersebut. Turut hadir juga Kepala Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara (BKN) Surabaya Tauchid Djatmiko, Asisten III Kabupaten Lamongan Sudjarwo, Kepala BKSDM Kabupaten Tuban Moh. Nurhasan dan juga Plt. Kepala BKKP Kabupaten Bojonegoro Muh. Aan Syahbana.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Gresik Nadlif menututkan, pelaksanaan SKD CPNS ini akan diikuti oleh 25.972 orang selama 22 hari mulai 8 hingga 28 Februari 2020. Dari Kabupaten Gresik diikuti 8.971 orang, Kabupaten Bojonegoro diikuti 4.675 orang, Kabupaten Tuban 6.309 orang dan Lamongan 6.017 orang.

“Setiap hari akan dibgi 4-5 sesi dengan peserta masing-masing sesi sebanyak 300 orang. Mereka akan mengerjakan soal ujian dengan menggunakan system computer assited test (CAT),” ujarnya.

Kepala Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara (BKN) Surabaya Tauchid Djatmiko mengatakan, Kabupaten Gresik saat ini diberi kepercayaan melaksanakan tes CPNS untuk formasi 2019. Segala persiapan dari mulai kelayakan gedung hingga sarana prasarana pendukung telah dinyatakan siap.

“Dari mulai kesanggupan, kesiapan hingga menjelang pelaksnaan, tentu kami control. Kabupaten Gresik sudah sangat layak untuk dijadikan sbagai tuan rumah pelaksanaan tes tahun ini,” paparnya.

Baca Juga:

  • Pendaftaran CPNS di Ponorogo Tinggal 4 Hari
  • Pelamar CPNS Diminta Waspadai Penipuan
  • Puluhan Orang Tertipu Iming-iming Masuk CPNS
  • Persyaratan CPNS IPK 2,75, Ponorogo Ingin Lebih Banyak Akomodir CPNS

Dihadapan peserta tes, Tauchid Djatmiko berpesan untu mengerjakan soal dengan sungguh-sungguh. Sebab, yang menentukan lolos atau tidaknya peserta adalah atas hasil sendiri.

“Kalian harus berusaha maksimal, sebab tidak ada yang bisa membantu kalian dalam mengerjakan soal. Dan masing-masing soal tentu berbeda dan acak. Maka jangan tergesa-gesa, kerjakan dengan sungguh-sungguh,” katanya.

Sementara, Wabup Moh. Qosim, mengharapkan agar pelaksanaan SKD ini sampai denga selesai berjalan dengan lancar dan sukses.

“Kami menjamin bahwa pelaksanaan tes CPNS ini berjalan dengan obyektif dan transparan. Seluruh peserta tidak bisa saling mencontoh. Karena ternyata soalnya tidak sama dan dibuat acak. Jadi murni hasil pemikiran pribadi,” tandasnya. (dny/ted)