Teknologi

12 Ciri-Ciri Komputer / Laptop Kena Virus, Segera Kenali

Ciri-Ciri Komputer / Laptop Kena Virus | foldertips.com – Di awal mula saya mengenal komputer saat masih duduk di bangku sekolah dasar, saya kira virus komputer itu seperti virus yang menjangkiti manusia. Bedanya, virus komputer disebabkan oleh debu atau kotoran yang menempel di disket atau di komputer itu sendiri.

Setelah mudahnya mengakses informasi seperti sekarang ini, sekarang saya jadi paham bahwa ternyata virus adalah sebuah program yang dengan sengaja diciptakan oleh manusia untuk sekedar iseng atau memang bertujuan jahat.

Setidaknya ada kurang lebih 13 jenis virus yang ada saat ini, diantaranya :

  • Trojan;
  • Worms;
  • Web Scripting virus;
  • Multipartite Virus;
  • FAT Virus;
  • Companion Virus;
  • Polymorphic Virus;
  • Directory Virus.
  • dan lain-lain.

Masing-masing dari jenis virus ini memiliki karakter sendiri-sendiri, tergantung dari tujuan diciptakannya dan cara kerjanya.

Sebagai pencegahan dan mengatasinya, saat ini banyak Antivirus yang bisa kamu unduh secara gratis ataupun berbayar. Semakin beragam dan update-nya virus yang ada, antivirus pun terus berkembang untuk mengimbangi berbagai macam virus yang ada.

Meski virus terus berkembang dan semakin jahat, selalu memiliki tanda-tanda yang sama saat sebuah komputer telah terinfeksi oleh sebuah virus.

Berikut 12 Ciri-Ciri Komputer / Laptop Kena Virus

12 Ciri-Ciri Komputer / Laptop Kena Virus

1. Kinerja Melambat

Virus komputer bekerja secara aktif di background services, hal ini mengakibatkan penggunaan resources yang sangat tinggi dan terus menerus. Akibatnya, kinerja komputer akan melambat karena RAM penuh dan processor diporsir untuk melakukan tugas yang diberikan oleh sang virus.

2. Antivirus Tidak Aktif

Virus komputer tentunya tidak ingin dirinya dibasmi oleh Antivirus. Untuk melindungi dirinya, virus komputer memiliki kemampuan untuk menonaktifkan services Antivirus. Hal inilah yang mengakibatkan Antivirus yang terpasang di PC/laptop kamu mati mendadak.

Oleh karena itu, update Antivirus secara rutin agar virus jahat tidak bisa menonaktifkan Antivirus yang terpasang di komputer kamu.

3. Banyak Muncul Iklan

Jika tiba-tiba sering muncul pop-up iklan tidak wajar di komputer, bisa dipastikan PC atau laptop kamu telah terjangkit virus. Virus jenis ini biasanya disebut dengan Adware.

Jangan sekali-kali mengklik iklan yang muncul bahkan jika tertulis “PC Anda telah terinfeksi virus”.

Peringatan ini adalah peringatan palsu karena sebenarnya tujuan dari virus tersebut adalah agar pengguna mengklik iklan dan membayar uang untuk memasang program palsu yang sebenarnya adalah malware / script jahat.

4. Sulit Terkoneksi ke Internet

Jika tiba-tiba komputer kamu susah terkoneksi ke jaringan internet padahal sebelumnya tidak pernah ada masalah, bisa jadi ini merupakan ciri-ciri komputer kena serangan virus.

Virus dengan sengaja mengubah pengaturan koneksi internet di komputer agar kamu tidak bisa terkoneksi ke internet untuk mengunduh Antivirus atau mengupdate Antivirus yang terpasang.

Lagi-lagi tujuannya tentu untuk pertahanan diri dari virus yang telah menyusup.

5. File Banyak yang Rusak atau Corrupt

Secara mendadak, banyak file yang rusak ataupun corrupt merupakan gejala bahwa PC/laptop sudah terinfeksi virus.

Sebagian virus sebenarnya hanya menyembunyikan file asli dan menggantinya dengan file palsu dengan ekstensi .ink atau shortcut. Tapi ada beberapa virus jahat yang memang dengan sengaja merusak file yang ada di komputer kamu.

Jika terjadi demikian, coba lakukan Restore untuk mengembalikan file-file yang hilang.

Baca Juga:
  • 5 Cara Menghilangkan Virus Shortcut di Flashdisk / Laptop
  • 5 Tips Mencegah WannaCry Menginfeksi Komputer
  • Cara Menangkal Serangan WannaCry pada Windows Bajakan

6. Ruang Penyimpanan Tiba-Tiba Penuh

Virus menjengkelkan terkadang suka membuat panik pengguna komputer dengan membuat ruang penyimpanan yang tiba-tiba penuh.

Penuhnya ruang penyimpanan biasanya disebabkan karena virus menggandakan file yang tersimpan di hardisk dan menyembunyikan file asli milik kamu sehingga banyaknya file virus akan mengakibatkan ruang hardisk mendadak penuh.

7. File Hilang atau Tersembunyi

Hilangnya file biasanya disebabkan karena virus shortcut yang selalu bekerja dengan cara menyembunyikan file asli dan menciptakan file palsu dengan ekstensi .ink.

Pada dasarnya file asli milik kamu tidak hilang, hanya disembunyikan saja oleh virus. Untuk mengembalikannya, baca artikel cara menghilangkan virus shortcut.

8. Sering Restart Sendiri

Komputer yang bekerja melebihi ambang batas kemampuannya secara terus menerus biasanya akan melakukan restart otomatis untuk mengurangi beban kerja yang dialaminya.

Komputer yang terjangkit virus seperti ini akan menguras RAM dan kinerja processor sehingga membuat komputer menjadi overheat atau kepanasan.

Jadi, jika komputer kamu sering restart sendiri, bisa jadi merupakan gejala bahwa komputer telah terinfeksi virus.

9. Task Manager Disable

Sebagian virus memiliki kemampuan untuk menonaktifkan Task Manager, tujuannya adalah agar kamu tidak bisa memaksa mematikan services virus yang sedang bekerja di belakang (background services).

Jika kamu menekan kombinasi tombol CTRL + ALT + DEL untuk masuk ke Task Manager kemudian ada notifikasi “Task Manager has been disable by Administrator”, bisa jadi ini merupakan ciri bahwa komputer kamu kena virus.

10. Ada Aplikasi atau Program yang Tidak Bisa Dijalankan

Virus jahat memiliki kemampuan untuk merusak file .exe dari sebuah program. Hal inilah yang mengakibatkan sebagian aplikasi tidak bisa berjalan dengan normal.

11. Lampu Indikator Hardisk Menyala Terus-Menerus

Saat hardisk dan processor bekerja, lampu indikator hardisk akan berkedip secara simultan yang menandakan processor sedang mengambil data dari hardisk.

Idealnya, lampu indikator hardisk hanya menyala sesekali saja. Jika lampu ini menyala terus-menerus hampir tiada henti, bisa jadi komputer kamu sudah terinfeksi virus karena virus sedang bekerja secara terus menerus untuk memperlambat kinerja PC/laptop kamu.

12. PC/Laptop Sering Crash atau BSOD

Umumnya muncul layar biru secara mendadak (BSOD) diakibatkan oleh kerusakan hardware atau ketidakcocokan pemasangan drivers di komputer.

Selain itu, BSOD juga bisa disebabkan oleh terinfeksinya virus ke PC/lapto kamu.

Virus jahat bisa merusak sistem OS yang ada di komputer terutama file-file yang tersimpan di c:Windows. Jika file-file sistem sudah rusak, tentunya sistem operasi komputer menjadi tidak stabil sehingga tidak bisa bekerja sebagaimana mestinya.

Rusaknya file sistem akan mengakibatkan komputer sering mengalami crash atau blue screen of death (BSOD).

Tambahan : Langkah Pencegahan Komputer Terinfeksi Virus

Meski komputer sudah terpasang Antivirus yang update dan mumpuni, terinfeksinya virus pada sebuah komputer sebenarnya lebih banyak disebabkan oleh kelalaian dari pengguna sendiri.

Oleh karena itu, ikuti tips-tips berikut untuk mencegah komputer terserang virus jahat.

  1. Jangan menggunakan Windows bajakan;
  2. Sedapat mungkin jangan menggunakan software bajakan karena biasanya cracked atau patched yang diberikan telah disusupi trojan;
  3. Selalu update Windows ke versi terbaru dan jangan gunakan lagi Windows XP karena Microsoft sudah menghentikan dukungan untuk OS ini;
  4. Jangan biasakan double klik pada Drive apapun baik hardisk atau flashdisk, tapi bukalah melalui jendela kiri;

    .. trik ini akan mencegah autorun.inf berjalan otomatis sehingga flashdisk tidak terinfeksi;

  5. Selalu update antivirus;
  6. Lakukan scanning terlebih dahulu setiap mencolokkan flashdisk;
  7. Selalu berhati-hati saat harus menghubungkan portable device seperti hardisk eksternal, folder sharing pada jaringan komputer;

Selain langkah pencegahan, jangan lupa untuk selalu membackup data-data penting secara rutin.

Demikian 12 Ciri-Ciri Komputer / Laptop Kena Virus.

Semoga bermanfaat..!

The post 12 Ciri-Ciri Komputer / Laptop Kena Virus, Segera Kenali appeared first on F-Tips.